Pembiasan Pada Prisma

Prisma adalah zat optik yang dibatasi oleh dua bidang pembias yang berpotongan. Sudut antara kedua bintang pembias/bidang sisi prisma disebut sudut pembias. Garis potong antara kedua bidang pembias disebut rusuk pembias D (sudut apit yang dibentuk oleh perpanjangan sinar datang mula-mula dengan sinar bias akhir dari prisma).

Kita dapatkan persamaan sudut puncak prisma,
β = sudut puncak atau sudut pembias prisma
r1 = sudut bias saat berkas sinar memasuki bidang batas udara-prisma
i2 = sudut datang saat berkas sinar memasuki bidang batas prisma-udara
secara otomatis persamaan di atas dapat digunakan untuk mencari besarnya i2 bila besar sudut pembias prisma diketahui.
Categories: Bias Cahaya | Tags: | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: